|
Media Release
| Ancora Indonesia Resources Raih Kenaikan 15% Laba Bersih di Tahun
2009 |
Jakarta, 6 April 2010 – PT Ancora Indonesia Resources Tbk (AIR atau Perseroan) umumkan
pembukuan Penjualan Bersih meningkat sebesar 28% menjadi Rp 1,3 triliun dan Laba Bersih
meningkat sebesar 15% menjadi Rp 18,7 milyar.
Selain itu Jumlah Aset Perseroan meningkat sebesar
56% dari Rp 643,6 milyar di tahun 2008 menjadi Rp 1.005,9 milyar di tahun 2009. Sedangkan Jumlah
Ekuitas Perseroan meningkat sebesar 11%, yaitu dari Rp 126,5 milyar di tahun 2008 menjadi Rp 139,8
milyar di tahun 2009.
Penyebab utama dari kenaikan yang signifikan di tahun 2009 ini adalah peningkatan kontribusi dari 2
anak perusahaan Perseroan yaitu PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) dan PT Bormindo Nusantara (BN),
melalui peningkatan fundamental kinerja operasional dari masing-masing perusahaan.
Pada tahun 2009, MNK melakukan penjualan Amonium Nitrat (AN) sebanyak 194.262 metrik ton,
meningkat 23% dari tahun 2008, dimana pabrik MNK sendiri memproduksi sekitar 18% atau 36.212
metrik ton, sedangkan sisanya berasal dari impor sebanyak 82%. Meskipun pabrik MNK
memproduksi hanya 18% dari total penjualan AN, namun memberikan kontribusi signifikan sebesar
hampir 60% terhadap laba kotor. Ekspansi pabrik yang saat ini sedang dilakukan akan dapat
meningkatkan produksi menjadi 137.000 metrik ton per tahun mulai awal kuartal II 2011, dan akan
meningkatkan profitabilitas MNK secara signifikan. Selain itu pada tahun 2009 MNK juga
membukukan kenaikan penjualan aksesoris peledakan, seperti detonator, booster, powergell, nonel,
sebesar 58% dan kenaikan penjualan atas jasa peledakan sebesar 28% dibandingkan dengan posisi di
tahun 2008.
BN membukukan kenaikan laba usaha yang signifikan di tahun 2009 ditunjang oleh peningkatan
utilisasi rig sebesar 84,17% dibandingkan dengan posisi di tahun 2008 sebesar 76,7%, dan juga
restrukturisasi pendanaan perusahaan. Selain kinerja finansial yang memuaskan, BN juga berhasil
mencapai zero accident dalam keselamatan kerja di tahun 2009 sebagai realisasi komitmen
perusahaan dalam menerapkan standar tertinggi Safety, Health and Environment (SHE) di seluruh
kegiatan operasional perusahaan. BN menjadi anak perusahaan yang dimiliki oleh AIR sebesar 60%
sejak 2 Nopember 2009.
2009 adalah tahun yang bagus untuk AIR, dan kami akan terus meletakkan fondasi untuk
perkembangan kedepan.” ungkap Dharma Djojonegoro selaku Direktur Utama AIR. ” Dengan
ekspansi MNK dan dengan pertumbuhan pesat yang kita alami di dunia pertambangan, kita
mengharapkan bahwa profitabilitas MNK akan meningkat setidaknya dua kali lipat mulai tahun
2011. Disamping itu, kami juga dalam proses untuk memfinalisasikan akuisisi di bidang bisnis sumber
daya alam untuk semakin melebarkan sayap usaha AIR.” |
|
|
|
|